Dampak Minum Air ketika Makan, Ini Faktanya!

Dampak Minum Air ketika Makan, Ini Faktanya – Banyak orang kerap bertanya tentang bolehkan minum air ketika sedang makan itu? Seperti apakah dampak minum air bagi kesehatan saat sedang makan? Karena banyak orang sering berpikir bahwa minum air sembari sedang makan itu tidak boleh dilakukan. Akan lebih baik bila minum air sesudah  makan selesai. Banyak ahli juga mengatakan bahwa ternyata minum air di sela-sela makan itu bisa membuatasam lambung menjadi lebih encer. Akibatnya, lambung menjadi kesulitan untuk mencerna makanan.

Baca Juga : Dampak Kekurangan Vitamin D Seperti Ini

Namun, benarkah seperti itu? Manakah yang lebih baik untuk dilakukan? Apakah minum air putih saat sedang makan itu memang benar-benar berbahaya untuk tubuh? Atau bahkan hanya sekedar mitos saja?

Dampak Minum Air ketika Makan, Ini Faktanya!

Ditinjau secara ilmiah, proses pencernaan itu sudah dimulai bahkan sebelum Anda menyantap makanan. Saat mulut mulai memproduksi air liur yang banyak sebelum makanan yang Anda santap masuk ke dalam mulut. Maka dari makanan yang telah dikunyah itulah kemudian air liur akan membantu sistem pencernaan untuk menghaluskan makanan. Dengan cara inilah kemudian makanan menjadi lebih mudah untuk dicerna oleh lambung.

Saat makanan ada di dalam lambung dan kemudian bercampur dengan asam lambung, maka disitulah nantinya perut membutuhkan waktu selama 4 jam untuk mencerna makanan. Sementara air, tidak bisa bertahan selama itu dalam perut manusia. Jadi, saat Anda minum air, Anda hanya butuh waktu selama 10 menit untuk membuat air melewati sistem pencernaan di dalam tubuh.

Itu artinya, air yang lewat dalam perut selama 10 menit tersebut tidak akan mengganggu bagian sistem pencernaan Anda. karena air tidak bisa bertahan menajdi sebuah kubangan dalam lambung dan tidak akan mengganggu pencernaan seperti yang telah dipikirkan orang selama ini. Sebaliknya, air Cuma lewat di antara makanan yang telah disantap. Sehingga, hanya menyisakan air sedikit saja supaya makanan tidak begitu padat. Dengan begitu, air bisa membantu proses pencernaan makin lancar dan segera membuat makanan cepat meninggalkan perut dengan sesegera mungkin.

Air juga ternyata tidak bisa menetralkan asam lambung saat itu terjadi.karena saat merasa tidak bisa mencerna makanan, maka secara alami lambung dalam tubuh nanti akan memproduksi enzim yang lebih banyak lagi. Sehingga, hal ini membuat tingkat keasaman makin meningkat. Dengan begitu, sistem pencernaan dapat bekerja lebih baik lagi.

Penelitian yang sudah diterbitkan di dalam Food Science, berjudul, “Disintegration of Solid Foods” di dalam perut manusia ini telah disebutkan bahwalambung nanti akan segera beradaptasi bila air sedang menetralkan asam lambung. Itu artinya, sebenarnya dampak minum air saat sedang makan itu tidak berbahaya dan tidak mengganggu sistem pencernaan di dalam tubuh manusia. Karena, disamping air putih tersebut dapat membantu sistem pencernaan makin lancar, disamping itu air juga bisa membuat makanan yang dikonsumsi tersebut menjadi tidak begitu padat. Tak hanya itu saja, air juga bisa membuat sistem metabolisme dalam tubuh menjadi lebih terbantu dengan baik saat dikonsumsi dalam porsi yang tepat.

Bagaimanapun juga, tubuh memang dibuat dengan desain yang cukup rumit. Namun, tubuh memiliki sistem yang benar-benar sempurna. Maka dari itulah, sebenarnya tidak ada salahnya bila seseorang minum selagi makan. Karena sebenarnya tidak ada dampak minum air yang buruk bila dilakukan dalam porsi yang tepat.