Hutan Bambu Keputih, Spot Wisata ala Jepang di Surabaya

Hutan Bambu Keputih, Spot Wisata ala Jepang di Surabaya – Para warga Surabaya dan sekitarnya saat ini sedang dimanjakan dengan banyaknya tempat wisata yang disajikan secara gratis. Salah satu tempat wisatanya itu adalah Hutan Bambu Keputih. Hutan ini sebenarnya merupakan sebuah hutan buatan yang memang sengaja disajikan untuk kepentingan berwisata.

Baca juga: Bukit Teletubbies, Bukit Unik Serial TV Anak-Anak

Keindahan akan hutan bambu yang satu ini tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, hutan ini hampir mirip seperti hutan bambu Sagano yang ada di Jepang. Jadi, jika Anda ingin hunting foto, kini Anda tidak perlu lagi jauh-jauh ke tempat negeri Sakura. Karena sekarang ini sudah ada Hutan Bambu Keputih yang siap memanjakan Anda dengan pemandangan alamnya yang lengkap dengan taman sakuranya yang disebut juga dengan Taman Harmoni Surabaya.

Hutan Bambu Keputih

Di teman inilah terdapat banyak sekali bunga bajareja yang sama seperti bunga sakura. Jadi, jika Anda berkunjung kesini, maka Anda akan serasa seperti sedang berada di Jepang.

Dilihat dari sejarahnya, lokasi dari tempat wisata ini dulu adalah sebuah lahan bekas dari tempat pembuangan akhir, atau disingkat dengan TPA. Selanjutnya, sejak TPA ini kemudian dipindahkan ke Benowo, maka selanjutnya lahan ini menjadi kosong. Oleh Rismawati sebagai Walikota di kota ini, bu Risma kemudian memanfaatkan lahan kosong ini menjadi sebuah lahan hijau atau taman yang lengkap dengan hutan bambbunya.

Selanjutnya, untuk akses ke Hutan Bambu Keputih ini, Anda bisa sampai ke tempat parkir dulu. Kemudian, Anda akan melihat taman sakura. Di taman inilah nantinya Anda bisa melihat wahana bermain yang banyak dan seru. Semuanya adalah gratis. Baik itu untuk perosotannya, ayunannya, dan sejenisnya. Semuanya bisa Anda akses secara gratis. Namun, tentu saja ini untuk anak-anak.

Tidak hanya dapat memanjakan anak-anak saja, namun lansia yang singgah ke tempat ini pun juga bisa menikmati fasilitas berupa batu refreksi. Yaitu sebuah batu kerikil atau batu kecil yang disusun rapi tepat di jalanan. Para pengunjung nanti bisa berjalan tepat di atas sana sambil melakukan terapi kaki.

Namun, jika berkunjung di siang hari, tempat ini sangat panas sekali. Jadi, jika Anda akan berkunjung ke tempat ini, sebaiknya datang saja di sore hari asalkan tidak hujan. Nah, selain pans, di siang hari itu biasanya tugu air mancurnya juga tidak dinyalakan. Sehingga, kegiatan liburan Anda menjadi semakin lebih menyenangkan bila Anda dapat melihat keindahan dari air mancur di sore hari dan juga di malam hari. Dengan begitu, pikiran pun bisa menjadi lebih fresh.

Yang pasti, sejauh ini, hutan beserta fasilitasnya ini adalah milik pemerintah dari kota Surabaya. Jadi, siapapun yang datang tidak akan dikenakan biaya. Sebagai saran, spot wisata ini cocok sekali jika digunakan untuk tempat pengambilan foto prewedding. Dimana latar suasana pedesaannya masih alami yang lengkap dengan pohon bambunya yang tumbuh dengan rimbun.

Hutan ini dekat sekali dengan kawasan kampus ITS, hanya terbelah dengan jalan raya menjadi 2 bagian sisi. Sisi utaranya ini jauh lebih luas dari sisi yang selatan yang berdampingan dengan terminal keputih dan juga taman sakura. Datarannya juga lebih datar. Sehingga, di bagian selatan itu datarannya agak miring.

Rute Menuju Hutan Bambu Keputih

Rutenya tidak sulit. Cukup ketahui saja arah ke RS Bersalin Putri, kemudian ikuti saja sampai ke perumahan Araya. Maka, dari sinilah Anda bisa mengikuti jalan sampai sejauh 2,2 km sampai pertigaan. Setelah itu, belok kanan ke terminal keputih, maka Anda sudah sampai di sana.