Keuntungan Kredit Rumah In House FLPP

Keuntungan Kredit Rumah In House FLPP – Sampai saat ini, ternyata para masyarakat masih juga berharap akan ada bunga kredit rumah in house dari fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan yang bisa diturunkan, atau bisa juga harus dihapus. Dengan begitu, para masyarakat tidak terkena riba dan tidak mempersulit keadaan para masyarakat.

Baca juga: MUI: Kredit Rumah Halal, Tidak Riba

Maka dari itulah, sekarang ini KPR dari FLPP ini merupakan salah satu alternative paling baik supaya bisa mendapatkan sebuah rumah yang murah di area yang strategis. Beberapa area yang strategis itu meliputi, Surabaya, Jakarta, Bogor, dan beberapa kota besar yang lainnya.

Keuntungan Kredit Rumah In House FLPP

Para masyarakat perkotaan sekarang ini butuh banyak cara yang mudah untuk membeli sebuah rumah dengan cara kredit rumah in house. Saat ini, beberapa dari mereka berharap ada sebuah program khusus yang diberikan oleh pemerintah untuk menjadi sebuah solusi yang terbaik.

Keuntungan dari Kredit Rumah in House FLPP

Apakah keuntungan dan kemudahan dari program ini hanyalah sebatas yang sudah disampaikan di atas saja? Jawabannya adalah tidak! Dan jangan pernah khawatir, karena ternyata pihak pemerintah yang awalnya hanya memberikan kpr flpp dengan bunga setiap bulan sebanyak 7,25%, sekarang ini bunganya sudah diturunkan menjadi hanya 5% saja.

Menariknya lagi adalah, bunganya sekarang ini sudah berbentuk flat atau tetap. Sehingga, tidak ada bunga yang akan naik ataupun turun dengan maksimal peminjaman sebanyak 20 th. Tentu saja ini sangat menguntungkan sekali untuk para masyarakat. Tapi, apakah alasan yang membuat pemerintah menurunkan bunganya tersebut?

Sebenarnya ini adalah sebuah kewajiban pemerintah yang memang seharusnya adalah sebagai pengayom untuk masyarakat ke depan. Sudah seharusnya untuk pemerintah tidak menarik bunga yang besar untuk sebuah perumahan kredit rumah in house ini. Itu karena merupakan sebuah bentuk pengayoman kepada masyarakat agar tidak terdapat keuntungan yang sama seperti transaksi jual beli padaumumnya.

Dengan system bunga yang flat sebesar 5% untuk kpr flpp inilah sudah jelas akan membuat makin banyak lagi para masyarakat dalam negeri yang bisa memiliki sebuah rumah. Entah itu untuk model rumah susun ataupun model hunian tapak. Maka dari itulah, tak heran pula bila sekarang ini peminat  kredit rumah in house menjadi semakin banyak dan membludak.

Pertanyaannya sekarang adalah, apakah hal ini juga berlaku untuk orang kaya? Apakah mereka juga mendapatkan jatah sehingga dapat memonopoli hal ini? Tentu saja mereka tidak bisa melakukannya. Karena dalam system kredit yang diterapkan oleh pemerintah ini ada persyaratan dan ketentuan khusus untuk para pengaju kpr ini.

Peraturan Sewa dan Pengalihan Hak KPR FLPP

Berikut ini adalah beberapa peraturan yang harus diperhatikan ketika seseorang ingin menyewa atau mengalihkan haknya untuk mengajukan kpr ini, antara lain:

Pertama, hunian memang telah diwariskan. Barulah haknya bisa diserahkan kepada yang diwariskan.

Kedua, hunian sudah lama ditinggali penghuninya, setidaknya selama 5 th lebih untuk model rumah tapak.

Ketiga, untuk model rumah susun, hunian tersebut wajib sudah ditempati selama 20 th lebih. Barulah boleh dialihfungsikan haknya.

Keempat, diperbolehkan untuk pindah pemukiman ke tempat yang lainnya bila area social ekonomi di lingkungan tersebut sudah tidak kondusif.

Kelima, angsuran kredit tersebut telah molor dalam pelunasannya dalam waktu yang cukup lama dan tidak berhasil melunasinya. Sehingga, membuat pihak bank harus mencabut kepemilikan rumah tersebut secara sepihak.