Dampak Kredit Rumah Kpr Tanpa Dp pada Renternir

Dampak Kredit Rumah Kpr Tanpa Dp pada Renternir – Ketika mengajukan pinjaman kredit rumah KPR tanpa DP kepada renternir atau disebut juga dengan lintah darat, hal ini bisa memberikan dampak buruk yang begitu besar sekali. Bahkan, sekalipun itu hanya sebuah renternir online saja, tetap saja hal ini dapat menjadikan hidup Anda semakin berantakan. Maka dari itulah, agar tidak sampai terjadi hal yang merugikan, sebaiknya segera hindari jeratan dari renternir sebelum terlambat.

Baca juga: Ciri-Ciri Renternir Pemberi Pinjaman Kredit Rumah Niaga Syariah

Kredit Rumah Kpr Tanpa Dp

Pada dasarnya, setiap kondisi darurat itu memang sering kali menghadirkan sebuah resiko terhadap finansial seseorang. Dan resiko ini sebenarnya masih bisa diatasi bila Anda memiliki banyak persiapan untuk menghadapinya tersebut. Misalnya saja Anda memiliki persiapan dana darurat untuk membayar kredit rumah KPR tanpa DP yang sudah Anda ajukan pada pihak developer rumah atau pada pihak bank.

Dana darurat ini dapat Anda sisihkan dari pendapatan rutin Anda di setiap bulannya, meskipun itu hanya sebagian saja sampai mencapai nominal dana yang cukup ideal untuk memenuhi kebutuhan Anda nantinya. Jadi, misalnya saja Anda sudah terlanjur mengajukan kredit rumah dan ternyata Anda gagal bayar. Karena saat itu uang untuk membayar kredit digunakan untuk hal yang sangat mendesak, sehingga tidak ada uang yang tersisa untuk membayar kredit rumah tersebut.

Maka, salah satu hal terbaik untuk mengatasinya adalah bernegosiasi pada pihak bank atau developer yang bersangkutan. Karena, bila kemudian Anda mengambil jalan pintas dengan menggunakan jasa dari para renternir darat ataupun renternir online untuk membayar angsuran kredit rumah KPR tanpa DP Anda tersebut, yang akan rugi adalah diri Anda sendiri!

Di bawah ini adalah dampak buruk yang akan terjadi bila Anda meminjam uang kepada pihak renternir, antara lain:

Sebelum mengupas dampak yang akan terjadi bila Anda meminjam uang untuk menutup kekurangan bayar angsuran Anda pada renternir, maka sebelumnya pahami lebih dulu tentang ciri utama dari renternir terlebih dahulu. Apa sih yang dimaksud dengan renternir itu? Renternir adalah seseorang yang memberikan hutang dan pinjaman kepada seseorang yang membutuhkan, namun dengan beban suku bunga yang diluar dari batas wajar.

Misalnya saja bila untuk bunga pinjaman yang tanpa agunan di pasaran sekarang ini berlaku sebanyak 1% hingga 3% di setiap bulan. Namun, renternir akan berbeda sekali suku bunganya. Padahal, pihak lembaga keuangan resmi, seperti multifinance, bank, dan koperasi itu sering kali memberikan penawaran suku bunga hanya sampai 3% saja setiap bulan. Namun renternir bisa lebih dari itu yang ditawarkan.

Biasanya, para renternir ini nanti akan memberikan pinjaman yang suku bunganya bisa lebih dari itu. Bisa saja dari 1% per hari atau sebanding dengan 30% untuk setiap bulannya. Tentu saja ini sangat mahal sekali. Bahkan ada juga kasus saat pinjaman dana yang diberikan oleh para renternir itu biasanya dihitung suku bunganya di setiap jam sekali. Sehingga, semakin lama hutang yang dibebankan menjadi semakin besar pula.

Hitungan suku bunga ini sekali bunga terus saja berbunga. Dengan begitu, tak heran bila seseorang yang sudah terlanjur masuk ke dalam perangkapnya akan sulit sekali untuk bisa melepaskannya. Banyak sekali kejadian saat ada banyak para konsumen dan korban yang telah terjerat oleh para renternir yang kemudian berakhir dengan masalah yang lain yang cukup buruk sekali. Yaitu konflik terhadap rumah tangga, kejadian kriminalitas, bahkan sampai bunuh diri.