Kucing Banyak Makan Tapi Kurus? Inilah Penyebabnya!

Kucing Banyak Makan Tapi Kurus? Inilah Penyebabnya – Banyak kucing sering membutuhkan penurunan berat badan, dikarenakan obesitas. Namun, bagaimana bila Anda tidak mengubah diet pada kucing, namun berat badannya justru turun dengan drastis? Atau bahkan kucing Anda makannya banyak, namun beratnya justru tidak bertambah banyak, justru beratnya trun sampai drastis. Anda harus waspada bila kucing Anda tiba-tiba berat badannya menurun drastis. Inilah penyebabnya!

Baca juga: Resep Membuat Kue Muffin Pisang Kepok Termudah

Kucing Banyak Makan Tapi Kurus? Inilah Penyebabnya!

Sakit Gigi

Mengalami sakit gigi dan mengalami masalah pada area mulut ini bisa menjadi sebu alasan kenapa berat badan kucing bisa menurun. Dikarenakan masalah pada mulut, hal ini membuat kucing menjadi tidak bernafsu untuk makan. Biasanya pertanda lain kenapa kucing sedang mengalami sakit gigi adalah dikarenakan mulutnya sering mengeluarkan lendir dan selalu saja menyentuh dibagian area mulut menggunakan tangan, ini bisa jadi dikarenakan masalah sakit pada gigi.

Hipertiroidisme

Ini adalah masalah kelainan dalam kalenjar tiroid yang mengakibatkan produksi hormon tiroid yang berlebihan. Gejala kucing yang sedang mengalami masalah hipertiroidisme ini biasanya disamping berat badannya menurun, hal ini bisa terjadi dikarenakan jumlah konsumsi air yang meningkat, kegiatan yang bertambah, sering kencing, diare, muntah, dan otot yang letih.

Depresi atau Stres

Depresi dan stress ini biasanya memberikan dampak yang berbeda-beda terhadap semua yang mengalami hal ini. Untuk kucing sendiri yang sedang mengalami depresi atau stress ini bisa mengakibatkan nafsu makan menjadi menurun dan bahkan bisa menyebabkan kucing bisa berhenti makan sampai tidak makan sama sekali. Hal yang sekecil ini bisa membuat kucing menjadi stress. Misalnya saja seperti suara yang begitu bising dan kerap berbagi makanan dengan kucing yang lain.

Diabetes

Penurunan berat badan merupakan gejala paling umum yang dialami oleh kucing. Penurunan berat badan ini bisa terjadi dikarenakan masalah diabetes. Hal ini bisa terjadi dikarenakan adanya kegagalan terhadap produksi hormon insulit, sehingga hal ini membuat kemampuan dalam merespon insulin menjadi menurun. Gejala umum yang lain dari diabetes ini adalah mengalami lemas, banyak minum, infeksi saluran kecing, dan memiliki bau nafas yang berasa manis.

Parasit pada Usus

Parasit yang berkembang di dalam usus ini kerap sekali disebut juga dengan cacingan. Masalah cacingan ini bisa mengakibatkan penurunan berat badan. Kucing yang mengalami cacingan ini biasanya akan mengalami masalah perut kembung, diare, muntah, dan sulit untuk bernafas.

Masalah pada Organ Bagian Dalam

Ketika kucing mulai bertambah usia dan bertambah tua, biasanya hal ini akan membuat beberapa organ tubuhnya akan mengalami penurunan terhadap kinerjanya dan mengalami gagal bekerja pada sistem organ tubuhnya. Ini adalah hal yang sangat lazim. Kucing yang mengalami penurunan berat badan ini ini bisa menjadi gejala dari masalah jantung dan masalah gagal ginjal. Biasanya masalah pada organ dalam ini dapat dilihat dari melakukan kegiatan tes urine dan tes darah.

Masalah pada Pencernaan

Banyak sekali masalah pada pencernaan yang dapat mengakibatkan penurunan berat badan pada kucing. Misalnya saja seperti alergi makanan, peradangan pada usu, mengalami masalah infeksi. Gejala yang lain yang memperlihatkan bila kucing mengalami masalah pada pencernaan adalah, kehilangan nafsu makan, diare, dan muntah-muntah.

Kanker

Penyakit dalam yang satu ini merupakan penyebab utama mengapa kucing bisa mengalami penurunan ebrat badan yang mengerikan. Namun, tidak semua kucing yang mengalami penurunan berat badan ini terkena masalah kanker. Jadi, masih harus diperiksakan.