Jenis Mesin Turbin Pesawat Terbang

Jenis Mesin Turbin Pesawat Terbang – Mungkin beberapa orang sering kali bingung saat melihat tentang sistem kerja dari pesawat yang bisa membuat pesawat bisa terbang dengan tinggi, pesawat bisa mendarat, dan pesawat bisa mempunyai kecepatan yang tinggi. Supaya dapat bergerak ke depan, baik itu bergerak di udara dan juga bergerak di darat, maka dari itulah pesawat juga membutuhkan sebuah daya dorong yang telah dihasilkan tenaga penggerak atau disebut juga dengan mesin turbin pesawat.

Baca juga: Ponsel Lipat Samsung 2018 Ini Bikin Nyengir

Daya dorong yang telah dihasilkan engine ini disebut juga dengan thrust. Thrust ini sangat dibutuhkan sekali dan sangat penting untuk pesawat, karena hal ini bisa mempengaruhi kinerja dari pesawat, dimana makin bgus kualitas daya dorong yang dipakai, hal ini membuat kecepatan pesawat itu dapat dikontrol dengan baik.

mesin turbin pesawat

Misalnya saja, seperti pesawat Sukhoi dengan thrust yang besar. Dengan begitu, hal ini membuatnya dapat terbang dengan kecepatan tinggi. Ada beberapa jenis mesin turbin pesawat, antara lain:

Piston Engine

Piston engine ini disebut juga dengan mesin torak. Ini adalah sebuah mesin yang memakai piston untuk tenaga penggeraknya. Piston yang telah bergerak secara naik dan turun ini dihubungkan dengan menggunakan crankshaft lewat connecting rod demi memutar propeller atau memutar baling-baling. Piston itu bisa bergerak secara naik dan turun karena pembakaran yang terjadi di antara campuran udara dengan menggunakan bahan bakar dalam ruang bakar atau di dalam combustion chamber.

Pembakaran yang terjadi di dalam combustion chamber ini bisa menghasilkan sebuah expansion gas yang panas yang mana kemudian bisa menggerakkan piston bergerak secara naik dan turun. Pesawat yang memakai mesin piston ini pada dasarnya sering menggunakan propeller untuk tenaga pendorong yang bisa menghasilkan sebuah thrust. Bentuk untuk penampang yang berasal dari propeller ini sama dengan sayap. Yaitu, bentuknya seperti air foil.

Maka dari itulah, ketika propellernya berputar, maka bagian mesin turbin pesawat ini bisa menghasilkan gaya dorong yang membuat pesawat kemudian bisa bergerak menuju ke depan. Pesawat yang memiliki mesin piston yang satu ini merupakan salah satu jenis dari pesawat ringan yang sering kali disebut juga dengan sebutan sebagai light air craft. Pesawat ini memiliki daya jelajah yang cukup kecil, dengan ketinggian terbang yang tidak begitu tinggi.

Turbojet Engine

Sebenarnya, prinsip kerja pada semua engine pesawat itu adalah sama. Yaitu harus dapat memanfaatkan energi pembakaran yang didapatkan di antara dari campuran bahan bakar beserta udara agar dapat menghasilkan expansion gas pada ruang bakar combustion chamber. Dinamakan sebagai turbojet engine ini karena mesin tersebut memakai turbin untuk membangkitkan tenaga dan juga jetnya yang berarti sebagai semburan atau sebuah pancaran.

Semburan yang didapatkan dari hasil pembakaran dalam cc keluar untuk menuju ke turbin dan sekaligus memutarnya. Selanjutnya, turbin akan memutar compressor dan langsung menggerakkan komponen engine lainnya.

Turboprop Engine

Prinsip kerja untuk mesin turbin pesawat yang satu ini sama dengan turbojet engine. Yang menjadi pembedanya di antara keduanya adalah pada propeller engine ini. Propeller yang terhubung bersama turbin dan juga compressor ini melewati lewat shaft.

Turbofan Engine

Prinsip kerjanya ini sama dengan turbojet engine. Yang membedakan adalah turbogan engine memiliki fan tepat di depan compressor. Dimana fan itu sendiri berguna untuk menghisap udara yang masuk menuju compressor.