Proses Over Kredit Rumah Pamulang Elok in House

Proses Over Kredit Rumah Pamulang Elok in House – Sekarang ini ada banyak penawaran over kredit rumah Pamulang Elok yang bisa ditemukan dimana-mana. Hal ini tak lain karena terdapat spanduk, brosur, dan banner dimana-mana yang menawarkan berbagai macam perumahan yang lengkap. Sehingga, hal ini semakin mempermudah para konsumen untuk membeli rumah yang mereka inginkan.

Baca juga: Appraisal Over Kredit Rumah KPR Kecil? Ini Alasannya!

Karena dari brosur yang tersebar tersebut selalu bertuliskan, jika berminat, langsung hubungi nomor telepon yang tertera. Namun, sayangnya di setiap penawaran yang diberikan oleh para developer tersebut selalu memberikan skema pembayaran dan proses yang tidak sama. Sehingga, Anda sebagai konsumen harus lebih cerdik dalam melihat skema pembayaran yang ditawarkan tersebut.

Over Kredit Rumah Pamulang Elok

Salah satu hal yang paling dicari sekarang ini adalah sistem kredit in house. Banyak orang menyukai sistem yang seperti ini. Hanya saja, tidak semua developer tersebut menyediakan unit yang banyak dengan skema in house seperti ini. Bahkan, dari sebanyak 100 unit rumah yang dijual dalam sebuah perumahan, hanya ada sekitar 5 unit rumah sampai dengan 10 unit rumah yang dapat diangsur uang DP nya.

Dalam hal ini, para developer umumnya menetapkan beberapa kebijakan yang tidak sama tentang skema pembayarannya. Ada yang menetapkan kebijakan dari 10 kali pembayaran, 20 kali angsuran pembayaran, 36 kali angsuran pembayaran, sampai dengan 50 kali angsuran pembayaran. Angsuran yang seperti inipun terkadang masih dinegosiasikan lagi oleh mereka.

Ada beberapa developer yang meminta proses pembayaran uang muka lebih dulu, ada juga developer yang tidak meminta uang muka tersebut. Yang pasti, umumnya sebagai uang tanda jadi ini dalam proses pembelian sebuah perumahan itu disebut juga dengan booking fee. Untuk harga jual rumah yang mencapai 360 juta rupiah, biasanya dengan angsuran sebanyak 36 kali angsuran itu tidak dimintai uang muka.

Itu artinya, setiap pembeli yang membeli rumah tersebut harus membayar sebanyak 10 juta rupiah untuk setiap bulannya dalam waktu 3 tahun. Bila perlu, Anda juga harus membayar uang Dpnya tersebut terlebih dahulu agar angsuran yang Anda bayarkan tersebut menjadi jauh lebih murah. Hanya saja, bila Anda ingin angsurannya lebih murah, maka Anda harus siapkan dana di awal pembayaran untuk membayar uang DP-nya.

Umumnya, untuk serah terima rumah baru ini atau akad kredit baru akan dilaksanakan sesudah pembayaran cicilan sudah mencapai sampai dengan 80%. Meskipun demikian, itu semua bergantung dari kesepakatan di antara pembeli dan sang developer itu sendiri. Namun, supaya ada kejelasan, lebih baik untuk permasalahan serah terima rumah ini perlu dicantumkan pula ketika membuat sebuah pra perjanjian jual beli.

Dimana dalam PPJB atau Pra Perjanjian Jual beli ini biasanya meliputi di bawah ini:

  • Rumah yang dibeli tersebut menggunakan sistem angsuran atau dengan menggunakan kredit in house.
  • Uang DP biasanya juga perlu dibayar, itupun jika ada uangnya.
  • Jumlah angsuran yang wajib dibayarkan selama angsuran dan lamanya angsuran.
  • Waktu kapan serah terima rumah.
  • Denda dan sanksi untuk masing-masing pihak yang telah melanggar kesepakatan yang berlangsung.

Nah, jika nanti semua angsuran rumah tersebut berhasil diselesaikan, maka PPJB ini nanti akan langsung diubah menjadi sebuah Akta Jual Beli yang nantinya dijadikan sebagai bukti sah dan dasar atas peralihan hak tanah dan bangunan. Saat pembuatan AJB ini nanti semuanya bertemu di notaris. Jadi, semuanya real.