Harga Tiket Masuk Pemandian Air Panas Sanih

Harga Tiket Masuk Pemandian Air Panas Sanih – Apakah Anda sedang mencari sebuah tempat yang paling menarik di Bali? Jika benar, maka Anda bisa berkunjung ke Pemandian Air Panas Sanih yang satu ini. Karena ada banyak sekali hal-hal yang menarik di tempat ini, termasuk dengan sejarah dan juga mitos yang ada di pemandian ini.

Baca juga: Wisata Keluarga Terbaik Hanya di New Kuta Green Park Pecatu

Sejarah Pemandian Air Panas Sanih

Disinilah nantinya Anda bisa melihat keindahan dari sebuah pemandian air panas. Berdasarkan tulisan kuno, sebenarnya Air Sanih ini disebut juga dengan Yeh Sanih. Ini adalah bahasa Bali, dan asalnya dari suku kata, bernama ersania. Artinya adalah kelod angin, atau disebut juga dengan timur laut.

Pemandian Air Panas Sanih

Saat itu ada sebuah kerajaan Bulian, Ersania dijelaskan sebagai lokasi taman yang memiliki sebuah kolam yang telah dijaga oleh sebanyak 20 orang. Dari penjaga sebanyak 20 orang inilah kemudian tempat ini disebut juga dengan krama desa linggih atau sebuah parlemen dalam sebuah pemerintahan dari desa Adat Pakraman Yeh Sanih.

Bahkan, sekarang ini tempat ini kerap juga disebut dengan desa enembelas atau disebut juga dengan krama desa linggih. Itu karena sekaran ini jumlahnya hanya sebanyak 16 saja. Dari 16 inilah kemudian disebut juga dengan pemilik tanah, atau disebut dengant egakan desa.

Mitos Pemandian Air Panas Sanih

Mitos yang terkenal di tempat ini adalah jika ada pasangan muda yang telah mandi ke dalam kolam ini, maka diyakini bahwa hubungan keduanya akan berlangsung abadi. Tidak tahu siapa yang memulai mitos tersebut, namun sampai saat ini, mitos ini masih sangat diyakini.

Daya Tarik Pemandian Air Panas Sanih.

Yang membuatnya terlihat menarik adalah tempat ini sudah dikenal sebagai tempat wisata alam dari tahun 1930. Bila pada umumnya tempat pemandian air panas itu selalu terletak di dataran tinggi. Ini berbeda sekali dengan tempat pemandian air panas yang satu ini. Karena, tempat ini merupakan salah satu natural hot spring yang berada di dekat dengan pantai. Namun meskipun begitu, rasa air kolamnya tidak asin. Bahkan, rasanya tawar dan diyakini bahwa sumber air panasnya tersebut didapatkan dari danau batur.

Untuk lokasi tepat dari sumber mata air ini sendiri berada di pojok tenggara kolam renang. Tepatnya ada di sebelah selatan kolam dewasa, yaitu di bawah pohon kamboja yang dekat dengan pura untuk tempat pemujaan dari dewa wisnu. Air disini sangat menyegarkan. Dijamin Anda akan merasa rileks dan nyaman saat mandi di tempat pemandian air panas ini.

Bahkan, disinilah nantinya Anda juga bisa melihat sebuah upacara adat untuk agama Hindu dan juga melihat sumber mata air yang asli, yang disebut juga dengan Yeh Kelebutan.  Legendanya sendiri, dulunya disini berawal dari kisah kakek-kakek yang telah kehilangan bebek yang sedang digembalakan di area danau Batur. Anehnya, setelah beberapa hari kemudian, bebek dan juga sang penggembala, yaitu si kakek tersebut ditemukan di sebuah kolam Yeh Sanih tersebut.

Sebenarnya Pemandian Air Panas Sanih ini disebut juga dengan air panas yeh sanih. Untuk alamatnya sendiri ada di desa Sanih, di Kubutambahan Buleleng. Sedangkan untuk jam bukanya sendiri adalah di jam 8 pagi sampai dengan di jam 6 sore. Sementara untuk harga tiket masuknya sendiri adalah sebesar 10 ribu rupiah.