Kenali Gejala Penyakit pada Anjing sebelum Terlambat

Kenali Gejala Penyakit pada Anjing sebelum Terlambat – Menjaga anjing kesayangan Anda tetap ceria, aktif, dan sehat adalah impian setiap orang. Tidak heran bila ada banyak penyakit yang mengintai anjing peliharaan Anda. Apa sajakah penyakit umum yang sering menyerang anjing? Simak beberapa gejala umum yang sering dialami saat anjing terkena penyakit, antara lain:

Baca juga: Resep Membuat Kue Muffin Pisang Kepok Termudah

Infeksi Bakteri Parainfluenza

Infeksi bakteri dari parainfluenza ini kerap sekali disebut pula dengan tracheobronchitis. Jadi, jika anjing Anda sedang demam, kehilangan nafsu makan, kesulitan bernafas, sering batuk-batuk, itu artinya anjing Anda sedang terkena parainfluenza. Gejala yang seperti ini harus ditangani segera. Karena hal ini bisa saja mengakibatkan terjadinya pneumonia. Maka dari itulah, bila Anda melihat anjing Anda batuk tidak seperti pada umumnya, sebaiknya waspadai hal ini baik-baik dan segera konsultasikan hal ini pada dokter hewan.

Infeksi Telinga

Ini adalah salah satu penyakit umum yang kerap dialami oleh anjing. Penyebab masalah ini bisa bermacam-macam. Yaitu dikarenakan bakteri, alergi, kutu rambut, dan juga kutu telinga yang tumbuh  dalam telinga. Jika anjing Anda terkena masalah infeksi telinga, dia biasanya akan lebih sering menggerakkan kepalanya hingga berkali-kali.

Penyakit pada Anjing

Selain itu, si anjing biasanya akan memiliki telinga yang bau, bengkak, merah, dan akan lebih sering menggaruk secara berlebihan, dan juga mengalami kekurangan keseimbangan.  Jika hal ini terjadi, sebaiknya kunjungi segera si dokter hewan sebelum pada akhirnya gejalanya tersebut makin parah. Bahkan, lebih buruknya lagi adalah bisa menyebabkan kematian.

Diare

Anjing yang kerap mengalami diare dan mengalami muntah-muntah ini biasanya terjadi karena banyak alasan. Penyebabnya ini ada banyak. Yaitu parasit, stress, dan juga masalah makanan. Waspada terhadap dehidrasi yang umumnya terjadi oleh anjing ini saat si anjing terkena masalah diare. Pastikan anjing yang menderita penyakit diare ini mengkonsumsi banyak air minum. Karena, bila anjing muntah sampai melebihi 12 jam atau bahkan diare dialami hingga melebihi 24 jam, sebaiknya larikan segera anjing Anda ke rumah sakit.

Kutu

Kira-kira dibutuhkan waktu selama 3 minggu agar 1 kutu kemudian berubah menjadi 1000 kutu yang kemudian akan siap mengganggu kesehatan anjing Anda. Bila anjing Anda sering mengalami kerontokan pada bulu, kemudian sering menjilat secara berlebihan, menggaruk, dan menggigit tubuhnya dikarenakan gatal, bisa jadi anjing Anda sedang terserang oleh kutu. Bila hal ini tidak segera diatasi, maka anjing Anda bisa terkena masalah infeksi, anemia, dan juga masalah reaksi alergi.

Obesitas

Sama halnya dengan manusia. Anjing juga bisa mengalami masalah kesehatan yang banyak. Apalagi bila si anjing sudah termasuk dalam golongan obesitas. Maka anjing jenis ini biasanya akan jauh lebih berisiko tinggi dengan masalah diabetes, masalah pada sendi, dan masalah penyakit hati. Agar dapat mencegahnya, pastikan bahwa Anda telah menerapkan sebuah diet yang seimbang untuk anjing Anda. Jadi, sebaiknya jangan sering-sering memberi cemilan pada anjing. Akan lebih baik bila Anda lebih rajin untuk mengajak anjing bergerak bebas.

Nah, itu tadi adalah beberapa contoh penyakit pada anjing dan gejalanya yang harus dipahami oleh setiap orang. Sehingga, hal ini bisa membuat anjing Anda bisa terbebas dari segala macam penyakit yang menyerang pada anjing. Setidaknya cara ini nanti akan sedikit membantu kesehatan anjing Anda agar bisa lebih terjaga dan tidak mudah sakit-sakitan.