Daftar Penyakit pada Anjing yang Mematikan

Daftar Penyakit pada Anjing yang Mematikan – Siapa sangka bila ternyata ada banyak penyakit pada anjing yang berbahaya sekali dan sangat mematikan. Bahkan, penyakit tersebut menyerang pada semua jenis anjing dan di segala usia, termasuk pada anjing Siberian Husky dan Golden Retriever.

Baca juga: Contoh Teknik Perceived Value dalam Penjualan Produk

Meskipun sudah ditemukan sejumlah metode dan vaksin untuk pengobatan secara medis, namun tetap harus diketahui penyakit yang bisa diderita oleh anjing agar bisa melakukan pencegahan sejak dini. Setidaknya, dengan cara inilah nantinya bisa mencegah juga terhadap terjadinya penularan yang terjadi kepada manusia dan para masyarakat sekitar.

Penyakit pada Anjing

Daftar Penyakit pada Anjing yang Berbahaya

Nah, di bawah ini adalah contoh daftar penyakit pada anjing yang sangat mematikan dan umumnya penyakit ini terjadi dikarenakan oleh makanan manusia, antara lain:

Penyakit Kanker

Ternyata penyakit kanker itu tidak hanya menyerang pada manusia saja. Anjingpun juga bisa berisiko terkena penyakit kanker, sekalipun itu adalah anjing liar. Kanker itu umumnya menyerang bagian tulang, kulit, dan juga organ tubuh yang lain. Ada beberapa jenis penyakit kanker yang menyerang anjing yang bisa cepat disembuhkan, namun ada juga yang langsung menyebabkan terjadinya kematian.

Misalnya saja seperti kanker darah, tumor sel tiang, hemangiosarcoma, squamous cell, osteosarcoma, dll. Untuk gejalanya sendiri biasanya terlihat dari adanya nyeri dan sakit yang tidak sembuh-sembuh, terjadi pembengkakan pada tubuh yang abnormal, nafsu makan berkurang, berat badan yang menurun, bau anjing yang tidak sama seperti yang lain, pincang, cepat lelah, buang air besar dan air kecil, dan juga susah untuk bernafas.

Penyakit Cacing Jantung

Untuk jenis penyakit pada anjing yang satu ini memiliki nama ilmiah, yaitu Dirofilaria immitis. Penyakit ini sangat mematikan, dan bisa menyerang pada kucing dan anjing. Bila tidak dilakukan sebuah perawatan yang optimal, hal ini bisa menyebabkan terjadinya kematian. Untuk metode penularan terhadap penyakit ini bisa terjadi karena gigitan nyamuk yang telah membaca nematoda atau cacing filarial.

Penyakit ini selanjutnya berkembang di bagian tubuh anjing sebesar beberapa inch dari jantung yang kemudian dapat menyerang bagian organ vital yang lain, khususnya di bagian arteriparu-paru. Bila tidak segera dilakukan pengobatan, maka infeksi pada cacing ini bisa mengakibatkan terjadinya kegagalan terhadap fungsi jantung dan bisa menyebabkan kematian. Karena itulah, untuk bisa mencegahnya, sebaiknya berikan pil setiap bulan pada anjing.

Penyakit Hepatitis

Untuk jenis penyakit pada anjing yang satu ini diakibatkan oleh virus CAV-1, sehingga bisa mengakibatkan kondisi yang kronis. Virus ini kemudian menyebar lewat air seni, tinja, air liur, dan darah anjing yang sudah terinfeksi. Bila virus ini ditularkan lewat hidung dan mulut, maka virus ini bisa langsung memperbanyak diri ke dalam amandel yang selanjutnya menyerang di bagian ginjal dan hati periode inkubasi dari 4 hari sampai dengan 7 hari.

Gejala umum yang dialami oleh anjing itu adalah depresi, demam, berkurangnya nafsu makan, dan sakit perut. Dalam sejumlah kasus, umumnya gejala ini juga bisa diikuti dengan pendarahan. Untuk cara pengobatannya sendiri bisa dilakukan berdasarkan gejalanya, namum umumnya anjing bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun akan lebih baik jika pemilik anjing melakukan vaksin kombinasi terhadap penyakit yang lain.

Penyakit Parvovirus

Untuk penyakit pada anjing yang satu ini berasal dari virus DNA yang paling kecil, bentuknya lurus dan tidak memiliki segmen yang bisa membuat terjadinya penyakit pada manusia dan anjing. Virus ini membutuhkan sebuah sel aktif yang bisa memperbanyak diri, dan tipe jaringan yang telah diserangnya berdasarkan usia si anjing. Namun umumnya, penyakit ini akan menyerang di bagian sistem pencernaan sehingga menyebabkan diare dan muntah-muntah.