Penyebab Produk Dropshipping Tidak Laku, Ini Cara Mengatasinya!

Penyebab Produk Dropshipping Tidak Laku, Ini Cara Mengatasinya – Bila Anda ingin agar produk dropshipping Anda laris sukses, maka Anda butuh 1 hal. 1 hal itu bukanlah potongan harga. Namun, dari bagaimana cara Anda membeli produk dari pabrik agar mendapat harga yang jauh lebih murah. Yang membuat produk bisa laku atau tidak itu juga bukan dari segi deskripsi produknya. Satu hal lagi yang terpenting adalah, foto produk. Ini adalah modal paling penting saat Anda menjalankan sebuah bisnis online.

produk dropshipping

Bahkan, hingga melebihi dari ½ keberhasilan seseorang dalam menjual produk itu bisa tergantung dari segi kualitas foto produk yang ditawarkan. Bahkan, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh MDG advertising telah menemukan bahwa ada sebanyak 67% konsumen berkata bahwa foto itu penting sekali ketika sedang memilih sebuah produk toko online. Maka dari itulah, tak heran bila salah satu penyebab dari kenapa online shop kurang laku adalah karena foto produk yang buruk.

Mau tahu alasannya?

Karena konsumen itu adalah makhluk visual. Sehingga, bagian toaknya bertugas untuk mengambil keputusan antara membeli atau tidak. Bagian ini disebut juga dengan otak tua. Otak tua itu pada dasarnya tidak mengenal yang namanya kata-kata, seperti deskripsi produk. Salah satu bahasa yang paling dipahami oleh otak tua adalah bahasa visual. Maka dari itulah, foto produk itu sangat berpengaruh sekali terhadap bagian dari otak manusia.

Itu artinya, disinilah letak masalah 99% dari para dropshipper. Sebagai seorang dropshipper, Anda tidak bisa mengontrol kualitas dari foto produk. Anda terlalu tergantung oleh foto yang disediakan oleh pihak website supplier. Jadi, benar bila kemudahan dari bisnis dropshipping itu sebenarnya sekaligus menjadi sebuah kutukan. Bila supplier Anda memberikan foto yang jelek, hal ini bisa berpengaruh sekali terhadap bisnis dropship yang Anda jalankan.

Di bawah ini adalah kriteria foto produk yang bisa membuat orang pasti langsung ingin beli, antara lain:

Latar Belakang Menggunakan Satu Warna

Beberapa orang lebih suka memilih warna putih.  Padahal, sebenarnya warna putih itu tidak sangat menarik. Bahkan, warna putih itu lebih cenderung dipersepsikan menjadi ruang yang kosong. Mata para pengunjung tidak melihat selain dari produk foto dengan background berwarna putih. Selain memilih warna putih, Anda juga bisa mencoba warna hitam dan abu-abu. Selama Anda konsissten menggunakan 1 warna background yang sama untuk semua foto produk Anda, maka foto produk Anda bisa lebih menyita perhatian publik.

Besar dan Jelas

Banyak pengunjung sering kali melihat foto produk pertama kali itu dari homepagenya atau dari halaman kategorinya sebelum akhirnya berlanjut ke halaman produknya.  Dengan menggunakan foto yang beresolusi tinggi, otomatis hal ini bisa membuat produk Anda menjadi terlihat lebih jelas meskipun dengan ukuran thumbnail yang berukuran 90 x 90 px atau berukuran sebesar 150 x 150px.

Sementara itu di halaman produknya itu dengan memiliki resolusi yang tinggi bisa menampilkan setiap detail dari produk Anda. misalnya saja dari tekstur permukaannya. Efek tersebut dapat menambahkan kesan yang lebih nyata dari sebuah produk di hati para konsumen. Sebenarnya jangan memakai foto thumbnail di bagian halaman kategori yang ada pada laman produk. Namun sayangnya banyak sekali toko online yang kerap melanggar peraturan yang satu ini.