Sungguh Menyedihkan, Brian May Ikut Berduka untuk Seventeen!

Sungguh Menyedihkan, Brian May Ikut Berduka untuk Seventeen – Gitaris band legendaris dunia queen, mengucapkan ikut berbelasungkawa kepada grup band seventeen yang ketiga porsenilnya ikut menjadi korban dalam peristiwa bencana alam Tsunami di Tanjung Lesung Banten tersebut. Pernyataan bela sungkawa dan juga duka cita memang semakin banyak mengalir bukan hanya kepada anggota grup band ini saja namun juga kepada semua korban yang terkena dampak dari Tsunami Selat Sunda ini.

Seventeen

Dalam laman sosial medianya, gitaris grup band queen, Brian May mengatakan dan menuliskan ucapan duka citanya atas meninggalnya tiga personil band yang sudah hampir dua puluh tahun memulai musiknya di dapur rekaman indonesia ini.

Baca Juga: Dipecat MU, Jose Mourinho Semakin Kaya. Ini Buktinya!

Brian sendiri mengucapkan ucapan duka citanya pada laman instagram pribadinya, pada Senin malam 24 Desember 2018. Dalam akun instagramnya dia mengungah foto dimana detik-detik tsunami mulai terjadi di kawasan selat sunda saat band seventeen sedang manggung. Memang kejadian tsunami pada sabtu malam tersebut bukan hanya menjadi kesedihan untuk orang indonesia saja.

Banyak sekali orang luar baik itu dari pemerintahan ataupun dari artis luar yang mengucapkan rasa duka cita mereka. Bencana tsunami yang melanda di daerah seAnda ran selat sunda ini merupakan salah satu bencana yang terbesar dan tidak dapat diprediksi. Dengan adanya kejadian tsunami selat sunda ini memang menjadi peringatan sendiri bagi Anda  untuk bisa lebih dekat dengan alam dan jangan merusak alat pendeteksi yang ada di lautan.

Dalam kejadian tsunami selat sunda ini memang menjadi salah satu peringatan kalau tidak akan ada hal yang abadi di dunia ini. Maut memang menjadi kuasa Tuhan dan tidak akan ada seorang pun yang tahu kapan hidupnya akan berakhir. Pada kejadian tsunami selat sunda ini seventeen kehilangan 3 personil grupnya.

Untuk personil yang memang dinyatakan meninggal pertama kali saat tsunami selat sunda adalah sang bassis yaitu Bani. Kemudian untuk dua anggota lainnya dinyatakan hilang pada saat setelah tsunami selat sunda pada hari pertama tersebut terjadi.

Pada haris kedua pencarian korban tsunami selat sunda barulah ditemukan dua personil lainnya yaitu sang gitaris Herman Sikumbang dan sang drummer Andi. Dengan adanya kabar ini, maka secara resmi memang hanya Ifan sang vocalis yang selamat dari tsunami selat sunda ini. Tentunya ini juga menjadi kesedihan sendiri bagi ifan karena ditinggalkan sendiri oleh rekan personel band.

Selain memang ditinggal teman bandnya ifan juga harus menghadapi keadaan pahit dengan ditinggal pergi oleh sang istri Dylan Sahara. Pada kejadian tsunami selat sunda ini memang Dylan ikut dengan ifan menghadiri dan mengisi acara Family Gathering di Tanjung Lesung yang diselenggarakan oleh PLN yang kebetulan memang mengundang seventeen sebagai pengisi acara utamanya.

Untuk kejadian tsunami selat sunda memang menjadi salah satu jenis bencana alam dahsyat yang menimpa indonesia pada tahun 2018 ini. Sebelum tsunami selat sunda memang telah terjadi bencana lainnya seperti gempa di Palu dan juga Lombok.

Namun yang menjadi keanehan dan menjadi salah satu pelajaran bagi Anda  adalah tidak adanya peringatan sebelumnya saat tsunami selat sunda ini akan terjadi. BMKG sendiri sebelumnya sempat membantah telah terjadi di selat sunda karena memang tidak ada gempa yang terdeteksi.

Belakangan ini memang diketahui penyebab dari tsunami selat sunda memang bukan karena gempa tektonik biasa namun gempa vulkanik yang dsebabkan oleh aktifitas gunung anak krakatau yang sedang naik ke tahap waspada.