Situ Patenggang, Wisata Alam Ciwidey Paling Menakjubkan

Situ Patenggang, Wisata Alam Ciwidey Paling Menakjubkan – Sebenarnya, Situ Patenggang ini merupakan sebuah objek wisata yang didominasi dengan wilayah dataran tinggi yang kaya sekali dengan panorama alam yang menakjubkan. Sehingga, area wisata ini dapat memanjakan semua orang yang berkunjung dan datang ke tempat ini.

Baca juga: Pesona Keindahan Pantai Mrutu di Malang Selatan

Bandung selatan, letak tepatnya di area Ciwidey ini merupakan sebuah kawasan yang memiliki alam yang begitu molek. Lokasinya sendiri tidak jauh dari area danau Kawah Putih yang ada di Gunung Patuha. Disinilah terdapat sebuah danau yang sangat menakjubkan dan sayang untuk dilewatkan.

Situ Patenggang

Asal Usul Kata Situ Patenggang

Para masyarakat Sunda pada umumnya menyebut danau itu dengan sebutan sebagai Situ. Sedangkan, Patenggang itu asalnya dari istilah pateangan-teangan. Artinya adalah saling mencari. Sejumlah istilah itu sama seperti yang tertulis dalam lokasi wisatanya. Yaitu, tetap ada kaitannya dengan legenda yang menceritakan tentang keromantisan dari cinta 2 insan titisan dewa. Yaitu ki Santang dengan Dewi Rengganis.

Karena suatu hal, akhirnya cinta keduanya diuji dengan adanya sebuah perpisahan di waktu yang sangat lama. Keduanya saling merindukan dan saling mencari. Hingga, pada akhirnya mereka bertemu di sebuah tempat yang dinamakan sebagai batu cinta. Setelah itu, Dewi Rengganis meminta ki Santang untuk dibuatkan sebuah danau yang lengkap beserta dengan perahunya. Agar keduanya dapat berlayar bersama-sama. Dari sinilah, muncul cerita rakyat romantis yang lengkap dengan pemandangan alam yang menarik di kawasan 45 ribu ha ini.

Kegiatan di Situ Patenggang

Berdasarkan foklor yang telah berkembang, perahu yang telah dibuat oleh ki Santang untuk sang dewi tersebut kini telah berubah menjadi sebuah pulau yang berbentuk seperti hati. Maka dari itulah, pulau ini disebut juga dengan pulau Asmara. Percaya atau tidak, konon bagi siapapun yang singgah di batu cinta dan juga mengelilingi pulau Asmara ini, maka keduanya akan mendapat sebuah cinta yang kekal dan abadi.

Disinilah Anda bisa memilih 3 macam pilihan untuk mengelilingi area danau. Yaitu menggunakan perahu boat, perahu dayung, dan juga sepeda air. Di tempat ini juga Anda bisa melakukan kegiatan memancing ikan dalam ketinggian 1.600 mdpl ini. Anda juga bisa melakukan kegiatan camping di tempat ini sampil menikmati sajian wisata kuliner yang ada disana.

Fasilitas Situ Patenggang

Fasiltasnya sendiri sudah cukup elngkap. Yaitu ada sepeda air, perahu boat, dan perahu dayung yang bisa disewa. Ada juga persewaan tikar dan gazebo untuk bersantai. Untuk kebutuhan dasar, juga ada tempat untuk ibadah, toilet umum, dan luas parkir yan gluas. Bila Anda ingin menginap, maka Anda bisa menginap di sebuah pernginapan yang berada di area Ciwidey ini.

Harga Tiket Masuk

Untuk biaya tiket masuknya sendiri terbagi atas beberapa macam, yaitu:

Wisata lokal yang berkunjung di hari biasa, maka akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar 18 ribu rupiah. Jika wisatawan lokal berkunjung di hari libur, maka akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar 20 ribu rupiah. Sedangkan untuk wisatawarn mancanegara yang datang di hari biasa, dikenakan biaya tiket masuk sebesar 135 ribu rupiah. Sedangkan di hari libur, dikenakan biaya sebesar 185 ribu rupiah.

Rute Menuju ke Situ Patenggang

Ada banyak jalan yang bisa Anda tempuh. Untuk rute yang pertama, And abisa masuk ke dalam tol Kopo yang ada di Cipularang. Setelah itu, belok ke Soreang dan lanjutkan ke Ciwidey. Jika sudah, Anda akan menemukan kawasan Situ Patenggang ini sejauh 16 km dengan jalan yang praktis dan mudah.