Syarat Mengajukan Kredit Rumah Bpjs Ketenagakerjaan

Siapa yang tidak kenal dengan BPJS? Dimana BPJS itu sendiri merupakan singkatan dari sebuah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Kini BPJS pun juga ada untuk Ketenagakerjaan yang memberikan kemudahan dalam melakukan kredit untuk pemilikan rumah, pinjaman untuk uang muka perumahan, dan juga pinjaman untuk merenovasi perumahan, beserta untuk kredit kontruksi.

Baca juga: Tahapan Untuk Bisa Mendapatkan Kredit Rumah BPJS Ketenagakerjaan

Fasilitas yang diberikan tersebut dikategorikan menurut beberapa golongan, yang meliputi masyarakat dengan penghasilan rendah dan ada juga non masyarakat penghasilan rendah.

Syarat Mengajukan Kredit Rumah Bpjs Ketenagakerjaan

Dalam hal ini, pihak developer yang bertanggung jawab adalah mereka yang memiliki program MLT atau manfaat layanan tambahan dari BPJS Ketenagakerjaan. Dari sinilah, setiap orang akan mendapatkan fasilitas berupa pembiayaan KPR sampai dengan 99% dari harga rumah itu sendiri. Maka dari itulah, diharapkan program ini nanti bisa mendukung pula adanya program untuk 1 juta rumah.

Persyaratan Mengajukan Kredit Rumah BPJS

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum Anda mengajukan kredit rumah BPJS. Hal ini telah disampaikan oleh pihak direktur utama dari BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Agus Susanto yang menjelaskan tentang fasilitas MLT dengan persyaratan di bawah ini:

  1. Yang mengajukan kredit rumah BPJS tersebut harus sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan minim selama 1 th.
  2. Perusahaan dari tempatnya bekerja tersebut harus tertib secara administrasi dan juga iuran. Selain itu, perusahaan tersebut tidak boleh sedang berstatus sebagai perusahaan daftar sebagian upah ataupun untuk tenaga kerja.
  3. Mereka yang mengajukan program ini harus belum mempunyai rumah sendiri.
  4. Jika Anda ingin meminjam uang untuk merenovasi rumah Anda, maka nantinya dana yang digunakan tersebut hanya dibolehkan untuk merenovasi rumah menggunakan nama dari pekerja itu sendiri.
  5. Mereka yang mengajukan pinjaman tersebut harus sudah lolos dalam verifikasi kredit yang didapatkan dari bank penyalur yang telah bekerja sama sebelumnya.

Yang pasti, sekarang ini, pihak BPJS telah bekerja sama bersama dengan pihak bank BTN demi menyalurkan adanya pinjaman untuk kredit rumah BPJS. Kedepannya, pihak BPJS akan bekerja sama dengan berbagai macam bank pemerintah dan juga non pemerintah daerah yang ada di Indonesia.

Untuk mendapatkan fasilitas kredit rumah BPJS yang diberikan kepada MBR ini adalah maksimal sebanyak 99% dari jumlah harga keseluruhan rumah. Sementara untuk mereka yang masuk dalam golongan non MBR akan mendapatkan pinjaman maksimal sebanyak 95% dari harga rumah yang mencapai 500 juta rupiah. Selanjutnya untuk fasiltias PRP yang digunakan untuk merenovasi rumah adalah berkisar 50 juta rupiah.

Rincian untuk besaran bunga dari pinjaman KPR ini didasarkan pada kurs dari Bank Indonesia Reverse Repo yang meliputi di bawah ini:

  1. Untuk pinjaman KPR subsidi dan untuk MBR akan dikenakan bunga sebesar 5%. Sedangkan untuk non MBR adalah sebesar BI RR + 3% hingga 20 th.
  2. Untuk PUMP subsidi dan untuk MBR adalah sebesar BI RR + 3% dari jangka waktu maksimal 15 th. Sedangkan untuk non MBR tidak akan mendapat pinjaman PUMP.
  3. Jenis pinjaman untuk merenovasi perumahan itu bunganya sebesar BI RR + 3% dari jangka waktu selama 10 th.
  4. Sedangkan untuk pinjaman yang digunakan untuk kontruksi ini dikenakan biaya bunga hingga sebesar BI RR + 4% dari maks pinjaman sebanyak 80% dari jumlah RAB hingga 5 th.

Nah, itu tadi adalah persyaratan dari kredit rumah BPJS yang cukup membantu Anda. Selamae mencoba.