Cara Membayar Tagihan BPJS yang Nunggak 5 Tahun

Cara Membayar Tagihan BPJS yang Nunggak 5 Tahun – Perlu Anda ketahui, bahwa kepesertaan BPJS itu adalah dijamin sampai seumur hidup. Itu berarti jaminan yang diberikan itu tidak ada batasannya. Maka dari itulah, setiap masyarakat itu harus segera mendaftarkan diri bersamaan dengan anggota keluarga yang lain untuk menjadi peserta asuransi BPJS ini. Anda bisa memilih jenis kepesertaannya, yang meliputi peserta perusahaan atau PBI, dan juga peserta mandiri.

tagihan bpjs

Khusus untuk para peserta mandiri disini, Anda punya kewajiban, yaitu harus membayar iuran tagihan bpjs itu berdasarkan kelas yang telah Anda pilih. Seperti yang telah diketahui, bahwa pihak BPJS Kesehatan saat ini telah memberikan 3 pilihan kelas, yang meliputi kelas 1 sebesar Rp 80.000, – per orang di setiap bulan. kemudian, kelas 2 dengan biaya tagihan iuran sebanyak Rp 51.000,  – setiap bulan. Ada lagi kelas 3 dengan biaya iuran sebanyak Rp 25.500, – setiap bulan untuk per orangnya.

Baca juga: Tips Menyiapkan Dana Pensiun untuk Non PNS

Iuran yang telah dibayar oleh para peserta ini adalah sebagai bentuk gotong royong, yang mana dana yang masuk nanti akan dipakai untuk biaya pengobatan dari para peserta yang sedang membutuhkan karena sakit. Selain itu, iuran yang Anda bayar tersebut juga bisa dipakai ketika Anda sedang sakit. Namun sayangnya, iuran yang Anda bayarkan ini tidak dapat dicairkan. Karena iuran ini bukanlah investasi dan juga bukan tabungan.

Jika Anda sebagai seorang peserta BPJS ini lupa atau tidak membayar tagihan bpjs ini hingga telat melebihi dari 1 bulan dari tanggal 10 untuk penjaminan kesehatan, maka status peserta tersebut akan dihentikan untuk sementara waktu hingga para peserta yang telah bersangkutan tersebut melunasi biaya tunggakannya tersebut berdasarkan ketentuan yang telah diberlakukan.

Menunggak Tagihan BPJS selama 5 Tahun

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya. Bila Anda melakukan keterlambatan pembayaran tagihan bpjs ini hingga lebih dari 1 bulan dari tanggal 10, hal ini akan membuat penjaminan Anda menjadi diberhentikan untuk sementara waktu. Pemberhentian yang dilakukan sementara ini sebagaimana dimaksud adalah berakhir statusnya. Status Anda akan kembali lagi aktif bila Anda telah membayar iuran bulan yang telah tertunggak tersebut.

Setidaknya, biaya yang harus dibayarkan paling banyak adalah selama 12 bulan + 1 bulan. Atau sama dengan harus membayar biaya yang telah tertunggak tersebut selama 13 bulan. Maka dari itulah, bila Anda melakukan keterlambatan pembayaran hingga melebihi dari 1 tahun, maka jumlah uang dan biaya yang harus Anda bayarkan adalah selama 13 bulan ke depan. Jadi, bila Anda sampai telat membayar iuran selama 5 tahun, saat Anda terdaftar di dalam kelas yang kedua, maka agar status kepesertaan Anda tersebut kembali aktif, maka Anda harus membayar lunas iuran tersebut.

Yaitu, sebanyak Rp 663.000, -. Selanjutnya, Anda tinggal membayar iuran Anda di setiap bulan seperti pada umumnya sesudah 1 bulan sejak status Anda diaktifkan lagi status kepesertaan Anda tersebut. Sementara itu, untuk channel pembayaran iuran dari BPJS kesehatan saat ini bisa menerima pembayaran lewat banyak tempat. Yaitu, lewat ATM BNI, ATM BRI, ATM Mandiri, ATM BTN, BCA, Alfamart, Indomaret, Alfamidi, Pegadaian, Kantor Pos, Apotek K 24, Lawson, Circle K, Tokopedia, Akulaku, Dompetku, GO Pay, dan beberapa loket resmi dari PPOB yang lain. Atau jika ada pertanyaan yang lain, Anda bisa bertanya langsung tentang BPJS DISINI.