Simulasi Menjalankan Bisnis Tiket Pesawat Online

Simulasi Menjalankan Bisnis Tiket Pesawat Online – Seperti yang telah diketahui, bahwa saat ini bisnis tiket pesawat ini memang sedang hits sekali! Tak heran bila banyak orang mulai melirik bisnis ini. Maka dari itulah, sebelum Anda mengulas lebih jauh tentang simulasi bisnis ini, sebaiknya Anda ketahui dulu tentang bagaimana perhitungan komisi untuk setiap sub agen penjualan tiket penerbangan bergantung dari jumlah komisi yang diberi oleh masing-masing dari maskapai penerbangan. Misalnya saja, komisi yang diberikan untuk setiap maskapai penerbangan agen adalah sebagai berikut ini:

Tiket Pesawat

2,5% Pesawat Garuda Indonesia.

2,5% Lion Air.

2,5% Air Asia (tidak diberi komisi).

2,5% Citi Link.

3,5% Merpati Air.

3,5% Sriwijaya Air.

2,5% Express Air.

2,5% Transnusa.

2,5% Trigana.

2,5% Kalstar.

3% Penerbangan Internasional.

Komisinya tersebut dihitung berdasarkan harga tiketnya. Sementara untuk air line yang tidak memberikan komisi itu Anda bisa mengambil komisinya dari service charge kepada konsumen Anda sendiri. Untuk rumus perhitungannya adalah sebagai berikut ini:

Baca juga : Review Samsung Galaxy A9s Terbaru 2018

Harga jual – net to agent x 70%

Misalnya saja:

Untuk harga tiket pesawat Jakarta ke Medan adalah Rp 853.100, -.

Net to agent = Rp 814.600, -.

Harga = Rp 853.100, – Rp 814.600, – x 70% = Rp 26.950, –

Itu artinya, hasil dari penjualan yang harus disetorkan ke pihak perusahaan penerbangan itu adalah sebesar Rp 853.100, – Rp 26,950, = Rp 826.150, -.

Keuntungan dan Pendapatan

Asumsi

Dari perhitungan keuntungannya, Anda bisa membuat sebuah simulasi dengan cara berikut ini:

Misalnya saja dalam 1 hari terjual 5 buah tiket. Untuk beberapa tempat yang strategis umumnya bisa terjual hingga 100 tiket per hari. Utnuk 1x penjualan tiket bisa mendapat fee hingga 30 ribu rupiah. Dimana untuk fee tiketnya adalah dari 10 ribu rupiah hingga 250 ribuan rupiah per tiket. Tergantung dari harga tiketnya.

Keuntungan Kotor

Keutnungan dari penjualan dengan tiket per hari = 5 x 30 ribuan rupiah = 150 ribuan rupiah.

Tiket setiap bulan = 30 x 159 ribuan rupiah = 4,5 jutaan rupiah.

Keuntungan Bersih

Keutnungan kotornya itu masih dipotong untuk biaya telepon, biaya listrik, biaya operator, beserta biaya untuk operasional dari 500 ribuan rupiah hingga 1,5 jutaan rupiah per bulan. itu artinya, keuntungan bersihnya adalah bisa mencapai 3 jutaan rupiah per bulan. ini adalah untuk perhitungan umumnya.

Bila Anda menjual di tempat yang strategis, maka biasanya penjualan per harinya bisa terjadi dari 50 sampai dengan 100 tiket untuk setiap harinya. Untuk fee tiketnya sendiri bisa mencapai 100 ribuan rupiah hingga 200 ribuan rupiah untuk harga tiket yang sebesar 5 jutaan rupiah ke atas.

Melihat hal ini, mungkin Anda sudah tak asing dengan istilah dari traveloka, tokopedia, bukalapak, dan sejenisnya. Website tersebut kerap muncul di semua media televisi sebagai jasa yang menyediakan tiket pesawat secara online dan tiket apa saja. siapakah orang yang telah berhasil sukses dari bisnis online ini?

Dia merupakan orang yang berhasil meraih omset hingga miliaran rupiah setiap bulan. dia adalah Ferry Unardi, seorang enterpreuner muda dari Purdue University yang juga pernah bekerja di Microsoft. Lewat situsnya traveloka menjadi penyedia layana tiket online, dia berhasil membangun sebuah sistem e-commerce perusahaannya dengna pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya sejak belajar di AS.