Uji Coba Tilang Elektronik Jakarta Hari Ini Berlaku

Uji Coba Tilang Elektronik Jakarta Hari Ini Berlaku – Pengendara sepeda motor dan pengendara roda empat yang berjalan melewati area Jakarta, mulai detik ini harus lebih berhati-hati lagi dan harus lebih berpikir lagi bila ingin menganggap remeh terhadap peraturan lalu lintas. Karena, per hari Kamis, tanggal 1 November 2018, jika Anda ingin menerobos secara langsung lampu merah di area Sudirman dan Thamrin, khususnya di Jl Medan Merdeka, dan juga di Jl MH Thamrin, maka Anda bisa terkena tilang elektronik Jakarta.

Baca juga: Android Game Gratisan Game Jadul Eternal Legacy

Pihak dari Direktorat Lalu Lintas dari Pola Metro Jaya juga memastikan bakal melakukan sebuah penindakan dimana setiap pengendara yang melanggar peraturan akan langsung terkena tilang elektronik Jakarta. Itu artinya, mulai ari ini, bila ada pengendara yang telah terekam melakukan pelanggaran di area traffic light di area Sudirman Thamrin, maka Anda harus siap-siap mendapatkan tilang dan tagihannya ke rumah mereka.

tilang elektronik Jakarta

Jadi, bila surat tilangnya sudah sampai ke rumah, hal ini membuat para pengendaranya harus langsung membayar denda ke bank yang ditentukan. Untuk jumlah nominal denda yang dikenakan untuk dibayar sendiri juga berbeda-beda. Jumlah biayanya tersebut bergantung dari pelanggaran yang sudah dilakukan.

Bila para pelanggar tidak membayarkan denda sampai dengan waktu yang telah ditetapkan, maka konsekuensinya adalah STNK pengendara langsung diblokir. Untuk batasan waktu pembayaran terlama adalah sampai dengan 14 hari. Sehingga, pengendara akan mengalami masalah ketika ingin melkaukan pengurusan surat kendaraan bila tidak segera dibayarkan. Maka dari itulah, mau tidak mau setiap pengendara yang melanggar harus segera membayar dendanya tersebut.

Surat tilang itu sendiri nanti akan dikirim lewat bantuan jasa pengiriman yang sudah kerja sama dengan pihak kepolisian. Untuk penindakannya sendiri telah dilakukan hari ini, dari tanggal 1 Oktober 2018, yang mana pada saat itu masih dilakukan tindakan uji coba. Tak jauh berbeda dari sistem uji coba ini, sampai sejauh ini hanya untuk area Sudirman dan Thamrin saja bahwa sistem baru tersebut baru diterapkan.

Selama 30 hari dalam uji coba untuk sistem tilang elektronik Jakarta ini diterapkan, pihak Direktorat Lalu Lintas dari Polda Metro Jaya telah mencatatkan sebanyak 4.260 pengendara yang sudah melakukan pelanggaran. Tilang elektronik tersebut telah ditetapkan oleh Ibu Kota, dimana untuk uji cobanya sudah dilakukan dari tanggal 1 Oktober 2018.

Siapapun yang melanggar, khususunya dari tanggal 30 Oktober 2018, polisi telah mencatat sebanyak 697 pelanggar. Mereka telah melakukan aksi pelanggaran pada 2 titik. Yaitu, di kawasan Jl Medan Merdeka dan Jl MH Thamrin. Sampai sejauh ini, di Jl Medan Merdeka terdapat 149 pelanggar. Sedangkan, di JL MH Thamrin ada sebanyak 548 jumlah pelanggar yang ada di kawasan itu.

Jadi, berdasarkan data yang telah ditentukan, jumlah pelanggar paling banyak terjadi pada hari yang pertama uji coba di hari yang ke-30. Itu artinya, jumlah pelanggar tidak menurun, namun semakin meningkat. Maka dari itulah, kini pihaknya menghimbau supaya para pengendara bisa tertib dalam berlalu lintas dan juga tidak melakukan aksi pelanggaran karena hal tersebut bisa membahayakan para pengendara yang lainnya.

Belum lagi masih ada tindakan lagi di tanggal 1 November 2018 mendatang, jumlah pelanggar paling banyak telah didominasi oleh mereka yang memiliki plat nomor kendaraan berwarna hitam. Mereka ada sebanyak 2.280 orang, sedangkan jumlah pelanggar dari plat kedutaan adalah sebanyak 26 pelanggar.